Tuesday, November 22, 2011

Kapal Carteran KM TARA hangus terbakar di Perairan Timur Pulau Opak, Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu, Selasa (22/11). Meski tidak sampai menelan korban jiwa namun, 20 orang dua anak buah kapal (ABK) yang terjun bebas ke laut sempat terapung beberapa jam laut lepas sebelum diselamatkan para nelayan.

Belum diketahui pasti penyebab terbakar kapal wisata tersebut, dugaan sementara api berasal dari salah satu kabel dari mesin yang ada di kapal tersebut. Hingga Selasa malam sejumlah petugas baik dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB Kepulauan Seribu masih berusaha menjinakkan api. 

“Saat ini kami sedang dilakukan proses evakuasi penumpang. Asap hingga saat ini masih mengepul di salah satu bagian kapal,” ungkap Panimun, Kepala Seksi Operasional Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) Kepulauan Seribu, saat dihubungi Pos Kota.

Menurut Panimun, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 12.40, saat itu kapal yang membawa wisatawan dari Pantai Mutiara dengan tujuan ke Pulau Jukung, Kelurahan Pulau Kepala, Kecematan kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu. Namun, saat kapal tersebut melinta ddi sekitar perairan Pulau Opak, Kepulauan Seribu, tiba-tiba salah satu mesin kapal milik Sofian Alisyahbana kabelnya korsleting.

Tak lama kemudian muncul percikan api dan dalam waktu singkat api langsung membesar dan membakar mesin tersebut serta kapal yang terbuat dari fiber glas tersebut. Dua puluh orang diantaranya 18 wisatawan dan dua ABK langsung terjung kedalam laut untuk menyelamatkan diri karena mereka takut kapal yang memiliki panjang 15 meter itu akan meledak.

“Pada saat peristiwa itu terjadi ada beberapa nelayan yang ada di sekitar lokasi sehingga dengan cepat dapat menolong para wisatawan dan ABK sehingga ke 20 orang itu selamat. Oleh para nelayan, korban ada yang di antar ke Pulau Jukung dan sebagian lainnya diungsikan ke Kantor Camat Kepulauan Seribu Utara di Pulau Kelapa,” ujarnya.Panimun.

Untuk memadamkan kobaran api yang membakar kapal tersebut, kata Panimun, pihaknya menerjunkan dua unit kapal pemadam kebakaran ke lokasi. Selain dari DPK Kepulauan Seribu, Angkatan Laut dan Satpol PP Kepulaan Seribu juga menerjunkan kapal untuk mengevakuasi para korban. Meski tidak sampai menelan korban jiwa, namun akibat kebakaran tersebut para penumpang rata-rata mengaku trauma dengan adanya musibah tersebut.

0 komentar: