Sunday, November 20, 2011

Pembangunan pendalamam kolam Labu di Dermaga Barat, RW 02, di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, dinilai setengah hati juga pengerjaanya asal-asalan. Bahkan, proyek fisik Unit Pengelola Penyeberangan Dinas Perhubungan DKI Jakarta Tahun 2010 itu saat ini mulai dikeluhkan warga karena belum rampung ditinggal.

“Kalau mau dibuat, ya diselesaikan, jangan masih setengah ditinggalkan. Percuma dikeruk nanti juga dangkal lagi,” keluh Sunden,45, warga Pulau Kelapa yang juga nelayan ini.

Dari awal dikerjakan pendalam kolam labu itu terlihat asal-asalan. Buktinya, baru setengah pekerjaan diberhentikan. “Parahnya, pihak terkait meski mengetahui pekerjaan itu asal-asalan cuma diam saja, seharusnya pemborongnya ditegur. Kalau cuma begitu, para nelayan disini juga bisa,” tambahnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Opresional Sudin Perhubungan Kepulauan Seribu Mayzendri mengaku pihaknya telah mendapat laporan terkait masalah kolam labuh di Pulau Kelapa itu. Namun, kata dia, pekerjaan pendalaman itu bukan kewenangan Sudin Perhubungan.

“Itu punya UP Penyeberangan, tapi yang saya dengar pekerjaannya akan dilanjutkan,” katanya saat menghadiri event SEA Games cabang olahraga open water swimming (OWS) di Pulau Putri beberapa waktu lalu.

0 komentar: